Visi Misi

GIPI VISI:
1. Menghimpun potensi pemangku kepentingan di bidang usaha dan profesi kepariwisataan untuk mewujudkan suatu kondisi yang saling melengkapi dan bersinergi dengan pemerintah dan industri pariwisata yang handal dan efisien disertai tata kelola yang baik untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.
2. Berperan membantu pemerintah pada umumnya dan industri pariwisata pada khususnya dalam pengembangan usaha dan profesi pariwisata nasional dengan berusaha secara efektif dan efisien, dan berwawasan keselamatan kerja dan lingkungan hidup, untuk meningkatkan perekonomian bangsa dan kesejahteraan masyarakat, mewujudkan tertib pembangunan, serta kepatuhan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Berperan serta mewujudkan iklim usaha dan profesi kepariwisataan nasional yang sehat dengan memajukan dan mengutamakan produksi barang dan jasa dalam negeri, utamanya yang berkaitan dengan usaha kepariwisataan,
menciptakan kepastian hukum bagi pelaku usaha kepariwisataan sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan luar negeri dengan mutu yang baik dan mampu bersaing di pasar global.
4. Membina dan mengembangkan kemampuan, kegiatan, dan kepentingan pengusaha Indonesia di bidang pariwisata dalam kedudukannya sebagai pelakupelaku ekonomi nasional dalam rangka mewujudkan kehidupan ekonomi dan
dunia usaha nasional yang sehat dan tertib berdasarkan Pasal 33 UndangUndang Dasar 1945.
5. Menciptakan dan mengembangkan iklim dunia usaha pariwisata yang memungkinkan keikutsertaan yang seluas-luasnya bagi pengusaha Indonesia. Sehingga dapat berperan serta secara efektif dalam pembangunan nasional.
GIPI MISI:
1. Sebagai mitra kerja pemerintah yang mandiri dan bersifat nirlaba sebagai wadah komunikasi dan konsultasi para anggotanya dalam penyelenggaraan dan pembangunan kepariwisataan.
2. Sebagai forum komunikasi, koordinasi, dan konsultasi dari gabungan asosiasi usaha, asosiasi profesi, pengusaha, dan lembaga kepariwisataan terkait lainnya yang secara profesional memproduksi barang dan/atau jasa untuk memenuhi
kebutuhan wisatawan dan penyelenggaraan kepariwisataan yang meliputi aspek produk, pelayanan dan pengelolaan.
3. Sebagai wadah yang menghimpun potensi dan pemikiran dunia usaha dan profesi kepariwisataan untuk dapat berperan aktif dalam memberikan masukan strategis dan konseptual kepada pemerintah dan industri pariwisata dalam
rangka menumbuhkan, mengembangkan dan meningkatkan usaha kepariwisataan nasional.
4. Sebagai media untuk menciptakan iklim usaha yang lebih baik bagi para anggota di bidang usaha dan profesi kepariwisataan dalam pembangunan nasional, baik yang berskala nasional maupun internasional.
5. Sebagai media kerja sama dengan lembaga-lembaga kepariwisataan dan akademis, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
6. Sebagai sarana menggalang dan menegakkan persatuan dan kesatuan antarasosiasi usaha, asosiasi profesi, pengusaha dan lembaga kepariwisataan terkait.